我們使用cookie來了解您如何使用我們的網站並改善您的體驗。 這包括個性化內容和廣告。 繼續使用我們的網站,即表示您接受我們對以下內容的使用: Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration -:-
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
2 觀看次數 • 5 小時前

Komite Olimpiade Internasional Menghadapi Pengawasan Ketat Terkait Petenis Tiongkok yang Hilang

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Komite Olimpiade Internasional Menghadapi Pengawasan Ketat Terkait Petenis Tiongkok yang Hilang Komite olimpiade internasional menghadapi pengawasan yang semakin ketat, setelah panggilan video baru-baru ini dengan bintang tenis Tiongkok, Peng Shuai. Percakapan, serta apa yang tidak diungkapkan oleh IOC, membuat orang mengajukan lebih banyak pertanyaan. Bebaskan Peng Shuai, seruan yang semakin meningkat dari para pengunjuk rasa, politisi, atlet profesional. Protes global atas bintang tenis Tiongkok, dimana banyak yang khawatir, dia sedang dibungkam. Komite olimpiade internasional, mencoba menenangkan kontroversi. Sebuah pernyataan IOC tampaknya mendukung narasi pemerintah Tiongkok, bahwa peserta olimpiade tiga kali itu "aman dan baik-baik saja", meski kekhawatiran terhadap kebebasannya semakin meningkat. IOC membagikan gambar tunggal ini pada hari Minggu, dari panggilan video 30 menit antara Peng, presiden IOC Thomas Bach, serta dua pejabat lain, meminta untuk "menghormati privasinya (Peng)" Seorang pejabat IOC di telepon mengatakan, "Saya lega melihat Peng Shuai baik-baik saja, yang mana adalah kekhawatiran utama kami." Beberapa menyarankan bahwa kekhawatiran sebenarnya dari badan pengatur itu, bukanlah Peng, namun 'keuntungan'. Pernyataan IOC gagal menyebutkan tuduhan eksplosif Peng tiga minggu lalu, bahwa salah satu pemimpin komunis paling senior Tiongkok, yang difoto bersama Bach dari IOC, pada tahun 2016, melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Tidak seperti IOC, Asosiasi Tenis Wanita, bersiap menarik ratusan juta dolar dalam bisnis dari Tiongkok, menuntut komunikasi langsung dengan Peng, tanpa pengawasan, tanpa sensor. WTA mengatakan kepada CNN, "Video ini tidak mengubah seruan kami untuk penyelidikan penuh, adil dan transparan, tanpa sensor." Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris telah menyatakan keprihatinan atas Peng Shui. Dan pemain tenis termasuk Naomi Osaka, Serena Williams, Novak Djokovic, dan Billie Jean King, juga bergabung dalam daftar orang-orang yang pendukung Peng. Sumber tautan terkait: https://www.reutersconnect.com/all?id=tag%3Areuters.com%2C2021%3Anewsml_KBN2I80FK&share=true ----- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #pengshuai #wta #penyelidikan #pejabattiongkok #tiongkok #cina #china #skandal #olimpiademusimdingin #partaikomunistiongkok #tenis #pelecehan #ioc #komiteolimpiadeinternasional #pelecehanseksual #atlet #pejabattinggi #zhanggaoli
顯示全部
評論 0