Chúng tôi sử dụng cookie để hiểu cách bạn sử dụng trang web của chúng tôi và để cải thiện trải nghiệm của bạn. Điều này bao gồm cá nhân hóa nội dung và quảng cáo. Bằng cách tiếp tục sử dụng trang web của chúng tôi, bạn chấp nhận việc chúng tôi sử dụng Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
28 views • January 6, 2022

Tiongkok Memperingatkan Para Selebritas Terkait Penghindaran Pajak

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Tiongkok Memperingatkan Para Selebritas Terkait Penghindaran Pajak Rezim Tiongkok mengirimkan peringatan kepada para selebriti. Otoritas pajak lokal di 8 wilayah, termasuk Beijing dan Shanghai, merilis ultimatum kepada selebriti dan live streamer pada Rabu lalu. Badan itu meminta para selebritas untuk secara proaktif memperbaiki masalah terkait pajak mereka, dengan mengatakan, jika mereka gagal mematuhi, akan ada konsekuensi serius. Ini terjadi setelah otoritas mendenda live streamer top Tiongkok, Viya, sejumlah rekor 210 juta dolar (Rp 3 T) untuk penghindaran pajak. Ultimatum itu mengatakan, batas waktunya adalah akhir tahun ini. Komentator urusan saat ini, Zhang Jianping dari Provinsi Jiangsu Tiongkok mengatakan kepada outlet Radio Free Asia yang berbasis di AS, apa yang dia pikirkan. Dia berkata, tampaknya tidak tepat untuk memanggil penghindar pajak potensial melalui sebuah gerakan politik. Analis urusan Tiongkok, Tang Jingyuan mengatakan sekarang bahwa ekonomi Tiongkok tidak berjalan dengan baik, rezim berusaha menindak bisnis-bisnis untuk mendapat pemasukan. Tang mengatakan rezim menargetkan beberapa orang berpenghasilan tinggi dalam lingkungan ekonomi seperti itu. Sumber tautan terkait: https://www.rfa.org/mandarin/yataibaodao/meiti/ql1-12232021052156.html https://www.sohu.com/a/510902048_260616 ----------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #selebriti #beijing #pajak #penghindaranpajak #tindakankeras #pembatasan #krisis #cina #china #tiongkok #pkt #partaikomunistiongkok #artis #selebritas #idola #publik #bintang
Show All
Comment 0