Nous utilisons des cookies pour comprendre comment vous utilisez notre site et pour améliorer votre expérience. Cela inclut la personnalisation du contenu et de la publicité. En continuant à utiliser notre site, vous acceptez l'utilisation de cookies, la politique de confidentialité et les conditions d'utilisation. Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
30 views • January 6, 2022

Vaksin Tiongkok Tidak Efektif Melawan Omicron: Studi

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Vaksin Tiongkok Tidak Efektif Melawan Omicron: Studi Sebuah studi baru menemukan bahwa dua dosis vaksin Sinovac COVID-19 Tiongkok, tidak melindungi dari varian baru, Omicron. Hasil ini dipublikasikan pada hari Selasa oleh departemen mikrobiologi Universitas Hong Kong. Untuk studi ini, para peneliti menganalisis sampel darah dari 25 orang yang divaksinasi dengan dosis Sinovac. Hasil menunjukkan bahwa tidak satupun dari mereka, memiliki antibodi yang cukup untuk bertahan melawan varian Omicron. Studi ini merupakan data awal pertama yang telah dipublikasikan, tentang efektivitas Sinovac melawan Omicron. Studi lain juga menemukan hasil yang mengecewakan dari vaksin Sinopharm Tiongkok terhadap Omicron. Selain itu, penelitian ini menganalisis 25 penerima vaksin BioNTech. Hasil menunjukkan bahwa 5 dari 25 individu, memiliki kemampuan untuk menetralisir varian Omicron, meskipun efektivitas vaksin lebih rendah secara signifikan, hanya 20% hingga 24%. https://www.nytimes.com/2021/12/15/world/asia/omicron-hong-kong-study.html https://www.hku.hk/press/news_detail_23740.html https://www.reutersconnect.com/all?id=tag%3Areuters.com%2C2021%3Anewsml_KBN2IU0B9&share=true ------ Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #omicron #delta #covid #pandemi #tiongkok #wabah #epidemi #virus #sinovac #variandelta #astrazeneca #pfizer #china #cina #varianomicron #vaksinnusantara #lokasivaksin #varianbaru #mutasi
Show All
Comment 0