We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration -:-
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time -:-
 
1x
15 views • December 5, 2021

Tirani Teknologi Rezim Tiongkok

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Tirani Teknologi Rezim Tiongkok Beijing telah mencapai tingkat kontrol yang belum pernah terjadi sebelumnya. Terutama di wilayah Xinjiang, atas kelompok etnis yang bernama Uighur. Dari nomor ponsel hingga DNA, otoritas telah mempersenjatai teknologi terhadap rakyat. Penyebaran metode sensor dan pengawasan Komunis Tiongkok membuat terkejut. Kongres AS mengadakan sidang pada hari Rabu (17 Nov) untuk membahas masalah tersebut. Dalam sambutan pembukaannya, Senator ketua, Jeff Merkley, menggambarkan bagaimana rezim komunis Tiongkok menggunakan teknologi dengan cara yang jahat. Para peserta sepakat, Buku '1984' karya George Orwell bukan lagi fiksi ilmiah, tapi Tiongkok masa kini. Mereka berbicara tentang banyak wajah tekno-otoritarianisme Komunis Tiongkok. Provinsi Xinjiang di Barat Laut Tiongkok adalah rumah bagi 12 juta orang dari etnis minoritas. Sebagian besar adalah orang Uighur. Tragisnya, mereka menderita di bawah kendali PKT yang semakin ketat. Geoffrey Cain adalah seorang jurnalis investigasi di Tiongkok, dan penulis buku "The Perfect Police State." Dia mewawancarai 168 orang Uighur selama tiga setengah tahun. Dan bukunya mendokumentasikan banyak kasus pelanggaran HAM. Kunjungan Cain sebelumnya ke ibu kota Xinjiang hanya berlangsung 3 hari, kemudian dia ditahan, dan diminta untuk pergi. Cain mengatakan banyak orang yang diwawancarainya, menyebutkan kesamaan, yaitu, banyak perusahaan teknologi tinggi Tiongkok, termasuk Huawei, sedang mengerjakan inovasi yang kemudian digunakan untuk melakukan penyiksaan psikologis pada rakyat Tiongkok. Cain memberi tahu bahwa orang yang diwawancarainya sangat ketakutan, bahwa mereka akan ditandai sebagai penjahat potensial di bawah pengawasan PKT, hingga mereka tampaknya mengembangkan sistem sensor diri mereka sendiri. Beberapa orang yang diwawancarai, yang telah ditahan, mengatakan bahwa narapidana lain di kamp konsentrasi Xinjiang ditekan sedemikian rupa hingga mereka tidak memiliki kepribadian dan bahkan ekspresi. Mereka memberi tahu Cain bahwa "Seolah-olah mereka memiliki ingatan yang dihapus". Dan Anggota Kongres, Jim McGovern menyuarakan keprihatinan tentang kerja paksa di Xinjiang. Dia mengatakan audit di wilayah tersebut tidak dapat diandalkan, membuat pengawasan terhadap masalah ini meragukan. Dan bertanya-tanya apakah pengawasan menambah masalah. Cain menanggapi dengan pasti 'ya.' PKT menginginkan kendali penuh. Sebuah laporan BBC pada bulan Mei, mengatakan bahwa PKT bahkan menggunakan AI untuk mendeteksi keadaan emosi orang, dan mereka sedang menguji teknologi itu pada orang-orang Uighur. Sumber tautan terkait: https://www.youtube.com/watch?v=_EStJb6xLRc&ab_channel=Congressional-ExecutiveCommissiononChina https://www.cecc.gov/events/hearings/techno-authoritarianism-platform-for-repression-in-china-and-abroad https://www.bbc.com/news/technology-57101248 ----- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupa
Show All
Comment 0