We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
42 views • January 6, 2022

Patung Peringatan Kekejaman Rezim Komunis Tiongkok di Hong Kong, Kembali Disingkirkan

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Patung Peringatan Kekejaman Rezim Komunis Tiongkok di Hong Kong, Kembali Disingkirkan Tiga universitas di Hong Kong telah menghapus sejumlah karya seni di kampus, semuanya didedikasikan untuk korban Pembantaian Lapangan Tian'anmen 1989. Insiden ini dan insiden serupa menambah kekhawatiran tentang keadaan kebebasan di kota itu, terutama setelah Beijing memberlakukan Undang- Undang Keamanan Nasional di Hong Kong tahun lalu. Sebuah pertemuan cahaya lilin kecil berlangsung di 'Chinese University of Hong Kong' Jumat malam. Pertemuan tersebut menandai penyingkiran patung yang didedikasikan untuk para korban Pembantaian Lapangan Tian'anmen 1989. Tiga universitas Hong Kong telah menyingkirkan karya seni yang memperingati penindasan berdarah terhadap gerakan pro-demokrasi Tiongkok. 'Chinese University of Hong Kong' mengonfirmasi Jumat lalu bahwa mereka menyingkirkan patung itu, yang mereka katakan, ditampilkan tanpa izin. Hanya satu hari sebelumnya, universitas tertua di Hong Kong menyingkirkan sebuah patung yang berpusat di sekitar tema serupa. Universitas Lingnan memilih untuk mengikuti jalur yang sama, juga memilih untuk menyingkirkan karya seni terkait. Keputusan itu, antara lain, tampaknya secara bertahap membungkam peringatan Hong Kong atas Pembantaian Lapangan Tian'anmen. Itu terjadi di tengah tindakan keras yang nyata terhadap kebebasan sipil kota, mengikuti undang-undang keamanan nasional tahun lalu, yang diberlakukan oleh Beijing. Platform berita global berbahasa Inggris, DW news, menyinggung masalah ini, mengutip seorang mantan profesional media Hong Kong. Dilaporkan bahwa penyingkiran patung itu berarti, "pemerintah memberi tahu dunia bahwa Hong Kong tidak lagi bebas." Sumber tautan terkait: https://newsroom.ap.org/detail/CandleslitatHKuniversityforremovedsculpture/944437f330ab0eae848cd1dc52a0f5e2/video?Query=china&mediaType=video&sortBy=arrivaldatetime:desc&dateRange=Anytime&totalCount=285¤tItemNo=13 https://www.wsj.com/articles/hong-kong-university-pulls-down-monument-to-tiananmen-massacre-victims-11640230213 ------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #hongkong #tiananmen #pillarofshame #universitashongkong #cina #china #tiongkok #pembantaiantiananmen #demokrasi #demonstrasi #hukumkeamanannasional #undangundangkeamanannasional #unjukrasa #kebebasan
Show All
Comment 0