We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
37 views • December 5, 2021

Ahli Tiongkok Menyarankan Dosis Vaksin Sinovac Ke-4

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Ahli Tiongkok Menyarankan Dosis Vaksin Sinovac Ke-4 Mulai Senin, pelancong bisa kembali terbang ke AS, asalkan bisa menunjukkan dua hal: bukti vaksinasi COVID-19, dan hasil tes virus negatif. Larangan perjalanan AS diberlakukan pada hari-hari awal pandemi pada tahun 2020, berdampak pada lebih dari 30 negara. Pembatasan yang dilonggarkan menimbulkan pertanyaan lain, vaksin mana yang dianggap valid oleh AS? Vaksin yang disetujui oleh 'Food and Drug Administration' AS ada dalam daftar. Dan juga yang disetujui oleh PBB untuk Penggunaan Darurat. Itu termasuk dua vaksin dari Tiongkok: "CoronaVac" Sinovac dan vaksin Sinopharm milik negara. WHO mengatakan vaksin Sinopharm sekitar 80% efektif, dan CoronaVac adalah sedikit lebih dari 50% efektif. Di Tiongkok, sebagian besar menerima vaksin domestik. Tapi vaksin asing kemungkinan juga diimpor dari negara lain. Pada akhir tahun lalu, sebuah perusahaan Tiongkok mengumumkan akan membeli setidaknya 100 juta dosis dari perusahaan Jerman, BioNTech. Hal ini memicu diskusi online tentang siapa yang akan mendapatkan vaksin ini di Tiongkok. Tidak ada laporan lanjutan di media Tiongkok. Kini, sebuah indikasi kemanjuran vaksin buatan Tiongkok. Hong Kong menggunakan vaksin buatan Tiongkok secara luas, termasuk Sinovac. Seorang pakar pandemi pemerintah baru-baru ini mengatakan, beberapa penerima Sinovac mungkin memerlukan suntikan ke-empat sebagai booster. Alasannya? Setelah suntikan ketiga, tingkat antibodi dalam tubuh mungkin rendah. Itu adalah yang dikatakan Profesor David Hui selama akhir pekan. Dia menambahkan, setengah tahun setelah suntikan Sinovac kedua, tingkat antibodi mungkin turun ke tingkat yang rendah. Dan jika orang ini memilih suntikan BioNTech buatan Jerman untuk suntikan ketiga, tingkat antibodi akan ditingkatkan hingga 97%. Tapi jika dia memilih suntikan Sinovac lagi, tingkat antibodi hanya akan naik menjadi 58%. Alhasil, profesor itu menyarankan bahwa orang dengan 3 suntikan Sinovac harus memiliki yang ke-empat sebagai booster. Sumber tautan terkait: https://www.reutersconnect.com/all?0id=tag%3Areuters.com%2C2021%3Anewsml_WDF2QMU6F&share=true https://www.bbc.com/news/uk-59197366 https://www.who.int/news/item/07-05-2021-who-lists-additional-covid-19-vaccine-for-emergency-use-and-issues-interim-policy-recommendations https://www.nature.com/articles/d41586-021-01497-8 https://www.who.int/news/item/01-06-2021-who-validates-sinovac-covid-19-vaccine-for-emergency-use-and-issues-interim-policy-recommendations https://www.dw.com/zh/biontech%E6%98%8E%E5%B9%B4%E5%90%91%E4%B8%AD%E5%9B%BD%E6%8F%90%E4%BE%9B%E8%87%B3%E5%B0%911%E4%BA%BF%E5%89%82%E6%96%B0%E5%86%A0%E7%96%AB%E8%8B%97/a-55957835 https://www.scmp.com/news/hong-kong/health-environment/article/3155113/coronavirus-hong-kong-vaccine-experts-do-not-rule https://www.med.cuhk.edu.hk/staff/professor-david-sc-hui-bbs https://www.asiaone.com/china/4th-jab-may-be-needed-some-sinovac-recipients-hong-kong-expert-says --------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https
Show All
Comment 0