We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
103 views • August 30, 2021

Sebelas Pendukung The Epoch Times di Tiongkok, Ditangkap Sewenang-wenang

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Sebelas Pendukung The Epoch Times di Tiongkok, Ditangkap Sewenang-wenang Otoritas telah menangkap hampir selusin pendukung Epoch Times di Tiongkok. Mereka yang ditahan telah memberi surat kabar yang berbasis di AS itu, rekaman langsung kondisi pandemi saat menyebar di Tiongkok. Departemen luar negeri AS kemudian telah mengirim pernyataan ke surat kabar, yang mengutuk langkah Beijing. Pelaporan tangan pertama The Epoch Times tentang Tiongkok seringkali merupakan pekerjaan yang berbahaya. 11 warga Tiongkok ditahan oleh otoritas Beijing karena memberikan foto kepada The Epoch Times. Foto-foto ini menunjukkan seperti apa hari-hari awal pandemi di Tiongkok serta pembatasan penguncian yang kejam di Beijing. Dalam sebuah pernyataan kepada The Epoch Times, Deplu AS mengatakan, bahwa AS mendesak Beijing untuk membebaskan para warga yang melaporkan pembatasan COVID-19 Tiongkok, dan menghentikan upaya mereka untuk membungkam orang-orang yang melaporkan kebenaran. Ke-11 orang tersebut bukanlah jurnalis yang bekerja untuk The Epoch Times. Mereka adalah praktisi Falun Gong, dan secara sukarela menawarkan foto-foto itu ke surat kabar tersebut. Otoritas awalnya menuduh orang-orang tersebut “menggunakan agama sesat untuk menyabotase penegakan hukum.” Sebuah dakwaan pada bulan April juga menuduh mereka "mengambil foto dan mengunggahnya ke situs web luar negeri". Pengacara pembelanya mengatakan, tuduhan itu tidak masuk akal. Dia juga mengatakan penangkapan oleh otoritas adalah sewenang-wenang. Sebuah kelompok berbasis di New York yang mengadvokasi kebebasan pers, 'The Committee to Protect Journalists', juga mengutuk penangkapan tersebut. Seorang juru bicara Epoch Times menyatakan kekhawatiran akan keselamatan mereka yang ditahan. Mereka berkata, “Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengutuk pelanggaran kebebasan pers ini.” Sumber tautan terkait: https://www.theepochtimes.com/journalist-group-calls-for-release-of-11-in-china-who-supplied-pandemic-photos-to-the-epoch-times_3965424.html ------ Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Saksikan juga video kami di ☛ https://www.youmaker.com/c/G8zrx28kkA0K Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #theepochtimes #media #independen #jurnalis #ntd #warga #kebenaran #fakta #informasi #berita #tiongkok #china #cina #pkt #partaikomunistiongkok
Show All
Comment 0