Nous utilisons des cookies pour comprendre comment vous utilisez notre site et pour améliorer votre expérience. Cela inclut la personnalisation du contenu et de la publicité. En continuant à utiliser notre site, vous acceptez l'utilisation de cookies, la politique de confidentialité et les conditions d'utilisation. Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
35 views • March 18, 2022

Revisi Amendemen Anti Pengambilan Organ Inggris

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Revisi Amendemen Anti Pengambilan Organ Inggris Di Dewan Bangsawan, Senat Inggris, Lord Hunt memperkenalkan versi revisi dari amandemen yang sebelumnya disebut sebagai "Amandemen Squid Game" di parlemen. Amandemen tersebut akan membuat perjalanan ke luar negeri untuk transplantasi organ menjadi ilegal, kecuali tidak ada keuntungan finansial yang terlibat. Lord Hunt mengatakan tujuannya adalah untuk melindungi warga Inggris dari keterlibatan dalam pengambilan organ secara paksa. Sebuah pengadilan independen di Inggris menyimpulkan bahwa, “pengambilan organ secara paksa telah dilakukan selama bertahun-tahun di seluruh Tiongkok dalam skala yang signifikan.” Pengadilan itu menemukan bahwa praktisi latihan meditasi Falun Gong, yang dilarang oleh rezim Tiongkok, "telah menjadi salah satu, dan mungkin sumber utama pasokan organ” di Tiongkok. Amandemen yang diajukan Lord Hunt akan mencegah warga Inggris menerima transplantasi di luar Inggris tanpa "persetujuan bebas, terinformasi dan spesifik" dari donor organ atau kerabat terdekat mereka. Sumber tautan terkait: https://www.politicshome.com/thehouse/article/we-must-take-urgent-action-in-the-health-and-care-bill-to-combat-chinas-forced-organ-harvesting https://dylmgvbzvz3kh.cloudfront.net/content/vod/c0a86b7a-f56e-45ee-a46e-5a21c8b54884/House_of_Lords_04-02-22_15-37-24.mp4 https://www.amnesty.org/en/what-we-do/detention/ ----------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #pengambilanorganpaksa #transplantasi #ilegal #donororgan #inggris #tahananhatinurani #ham #hakasasimanusia #tiongkok #cina #china #pkt #partaikomunistiongkok
Show All
Comment 0