Мы используем файлы cookie, чтобы понять, как вы используете наш сайт и улучшить ваше впечатление от работы. Это включает в себя персонализацию контента и рекламу. Продолжая пользоваться нашим сайтом, вы соглашаетесь с нашим использованием Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
2 views • March 10, 2022

Seruan Boikot KFC di Tiongkok

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Seruan Boikot KFC di Tiongkok Sebuah kampanye promosi sebuah restoran sedikit terlalu sukses, dan itulah alasan yang cukup bagi otoritas Tiongkok untuk menindak tegas. Asosiasi Konsumen Tiongkok telah memprakarsai boikot atas rantai makanan cepat saji Amerika, KFC, terkait materi promosinya. Media pemerintah Tiongkok mengkritik KFC awal pekan lalu, mengatakan KFC membuat pelanggan membeli makanan seperti orang gila, dan membuang-buang makanan yang tidak perlu. Media pemerintah melaporkan bahwa satu pelanggan menghabiskan hampir 2.000 dolar, untuk lebih dari 100 set makanan untuk mengumpulkan mainan. Outlet media itu menyebut promosi KFC "tidak berotak." Pada tahun 2020, rezim Tiongkok meluncurkan kampanye melawan buang-buang makanan. Itu muncul dari kekhawatiran yang berkembang terkait kekurangan makanan selama pandemi. Warganet menunjukkan, buang-buang makanan terbesar kemungkinan berasal dari pejabat yang menggunakan dana publik untuk jamuan makan, dan bukan dari warga negara biasa yang menggunakan uang mereka sendiri untuk membeli makanan. Sumber tautan terkait: https://www.cnn.com/2022/01/13/business/kfc-china-food-waste-mystery-box-intl-hnk/index.html https://www.bbc.com/news/business-59976598 www.kfc.com https://www.36kr.com/p/1570908908096902 ---- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #kfc #boikot #tiongkok #cina #china #kampanye #hadiah #chaki #chakikidsmeal #happymeal #jagonyaayam #ayamgoreng #restoran #cepatsaji #fastfood #promosi
Show All
Comment 0