เราใช้คุกกี้เพื่อทำความเข้าใจว่าคุณใช้ไซต์ของเราอย่างไรและเพื่อปรับปรุงประสบการณ์ของคุณ ซึ่งรวมถึงการปรับแต่งเนื้อหาและการโฆษณาในแบบของคุณ การใช้เว็บไซต์ของเราต่อไปแสดงว่าคุณยอมรับการใช้งานของเรา Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
29 views • December 5, 2021

Pejabat Taiwan Mengolok-olok Sanksi dari Rezim Tiongkok

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Pejabat Taiwan Mengolok-olok Sanksi dari Rezim Tiongkok Partai Komunis Tiongkok memberikan sanksi kepada lebih banyak politisi asing, tapi tindakan tersebut tampaknya menghasilkan kebalikan, dari apa yang dimaksudkan oleh rezim tersebut. Beijing memasukkan ke daftar hitam tiga politisi Taiwan Jumat lalu: Perdana Menteri, Su Tseng-chang, Presiden Legislatif, You Si-kun, dan Menlu, Joseph Wu. Pejabat Tiongkok menyebut mereka "pendukung kemerdekaan Taiwan yang keras kepala." Dan melarang mereka serta keluarganya memasuki Tiongkok daratan, Hong Kong, atau Makau. Kemudian pada hari yang sama, outlet berita militer yang didukung Partai Komunis, menerbitkan sebuah laporan, menyebut sanksi itu hanyalah permulaan. Artikel itu menambahkan bahwa Tiongkok daratan tidak akan berbelas kasihan pada Taiwan. Perdana Menteri Su kemudian menanggapi, mengatakan dia tidak akan terintimidasi dan akan dengan tegas membela kedaulatan Taiwan. Presiden Legislatif You, mengambil pendekatan lain. Dia menjelaskan, bahwa setelah mendapat sanksi, popularitas online-nya tampaknya melonjak. Demikian pula, Menlu Wu memposting tentang hukuman itu di media sosial, menyebut sanksi Beijing sebagai "kehormatan yang langka." Di online, beberapa bercanda bertanya di mana mereka dapat mengajukan permohonan untuk ditambahkan ke daftar hitam rezim Tiongkok. Perwakilan Taiwan di Jerman, Shieh Jhy-Wey, tampaknya adalah salah satunya. Dia baru-baru ini menggunakan media sosial juga, menyalahkan otoritas Tiongkok karena mengecualikan namanya dari daftar sanksi mereka. Sumber tautan terkait: https://www.ntdtv.com/b5/2021/11/07/a103263048.html https://mil.news.sina.com.cn/china/2021-11-05/doc-iktzscyy3863211.shtml https://www.facebook.com/211271956064121/posts/1183188495539124/ https://bearpost.org/?p=42867 https://www.facebook.com/OfficialFansPageShieh/posts/4613031678764568?__tn__=-R ------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #taiwan #sanksi #tiongkok #china #penyatuan #kuomintang #penyatuankembali #lauttiongkokselatan #militer #ancaman #cina #pkt #partaikomunistiongkok #lautcinaselatan #merdeka #kedaulatan #konflik #sengketa #republiktiongkok #kemerdekaantaiwan
Show All
Comment 0