We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
78 views • October 4, 2021

Kekerasan Aparat Terhadap Pedagang di Tiongkok Kembali Terjadi: Video

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Kekerasan Aparat Terhadap Pedagang di Tiongkok Kembali Terjadi: Video Sebuah insiden yang melibatkan kelompok otoritas seperti polisi di Tiongkok menimbulkan keprihatinan. Kelompok itu dikenal sebagai Chengguan, secara resmi disebut 'Administrasi dan Penegakan Hukum Perkotaan'. Para anggotanya bukan petugas polisi resmi, tapi mereka memiliki hak yang serupa dengan otoritas. Sebuah insiden yang melibatkan salah satu dari mereka dilaporkan di Kota Nantong, Tiongkok, minggu lalu. Salah satu Chengguan tertangkap dalam video, merampas barang-barang dari seorang pedagang. Di bawah tekanan publik, Chengguan itu kemudian dihukum, dia dijatuhi hukuman 15 hari "penahanan administratif" dan denda setara dengan 150 dolar AS. (Rp 2,1 juta). Dan ini bukan kasus satu-satunya. Video terbaru lainnya menunjukkan seorang Chengguan di kota Liuzhou, Tiongkok Selatan. Kali ini mengambil sayuran dari pedagang kaki lima, dan melemparkannya ke truk sampah. Klip serupa lainnya menangkap seorang Chengguan mengambil produk pedagang lain. Keterangan video itu tidak mengungkapkan dimana kejadian tersebut terjadi. Dalam kasus lain, situasi mengalami dinamika baru, ketika calon korban memutuskan untuk mengambil tindakan. Video menunjukkan sekelompok Chengguan berpakaian preman meneriaki seorang pria sambil mencoba mengambil barang dagangannya. Pria itu kemudian mengambil pisau, mendorong Chengguan tersebut untuk mengembalikan barangnya dan segera pergi. Para pengamat terdengar memujinya, mengatakan: "langkah bagus!" Sumber tautan terkait: https://www.youtube.com/watch?v=qdOqd440llo https://mobile.twitter.com/dajiyuan/status/1440933195235708928 https://mobile.twitter.com/MuYangLee_XWKD/status/1440994353283956736 https://www.youtube.com/watch?v=iLaX2cfv9bI https://www.163.com/dy/article/GKIGS18N0534LB3A.html -------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) dari ‘pihak yang mengorbankan’ (Partai Komunis Tiongkok) Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/ Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/ Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578 Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo Saksikan juga video kami di ☛ https://www.youmaker.com/c/G8zrx28kkA0K Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan #chengguan #polisi #tiongkok #otoriter #otoritas #jahat #kejam #cina #china #pkt #partaikomunistiongkok #aparat
Show All
Comment 0