We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes personalizing content and advertising. By continuing to use our site, you accept our use of Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
174 views • August 30, 2021

Bagaimana Komunisme Membunuh Puluhan Juta Orang di Tiongkok: Laporan

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Saksikan laporan khusus kami, tanpa sensor. Kunjungi platform baru kami, EPOCH TV👉 http://epochtv.com/chinainfocus (Saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris) REFORMASI TANAH: "TANAH MERAH BERDARAH" PKT memulai salah satu putaran pertamanya atas ini pada akhir 1940-an, hanya beberapa bulan setelah pemimpin komunis, Mao Zedong mengambil alih kekuasaan. Partai Komunis meluncurkan apa yang disebut kampanye Reformasi Tanah. Mao memobilisasi petani termiskin di negara itu, memerintahkan mereka untuk merebut tanah yang dikuasai tuan tanah, dengan kekerasan. Untuk membenarkan pembunuhan itu, PKT pertama-tama harus memastikan bahwa masyarakat Tiongkok memiliki kebencian yang meluas terhadap para tuan tanah. REVOLUSI KEBUDAYAAN DAN KANIBALISME MANUSIA Terlebih lagi, tanah bukanlah satu-satunya area yang ingin direformasi oleh PKT. Mao Zedong memulai gerakan untuk memperkuat kultus kepribadiannya dan menyingkirkan lawan-lawan politiknya. Dan itu bukan yang terburuk. Kedengarannya tidak dapat dipercaya, Tiongkok bahkan melihat kasus kanibalisme manusia selama Revolusi Kebudayaan. Itu menurut catatan PKT sendiri, yang diselundupkan ke AS. Media yang dikelola pemerintah Tiongkok juga telah menerbitkan artikel yang mengonfirmasi laporan tersebut. Sebuah laporan New York Times 1993 menyebut situasi Guangxi sebagai ”episode kanibalisme paling luas di dunia dalam satu abad terakhir atau lebih”. Laporan itu menjelaskan bahwa kasus-kasus ini berbeda, karena: "mereka yang ambil bagian tidak dimotivasi oleh kelaparan atau penyakit mental." Sebaliknya, aksi-aksi itu terjadi di depan umum, diorganisir oleh pejabat Partai Komunis setempat, dan orang-orang ambil bagian di dalamnya bersama-sama, untuk membuktikan semangat revolusioner mereka kepada PKT. Catatan resmi PKT mengatakan bahwa selama satu dekade Revolusi Kebudayaan, lebih dari 130 ribu orang dieksekusi dengan tuduhan “kontra-revolusioner.” Lebih dari 200 ribu dipukuli sampai mati selama sesi perjuangan kekerasan, yang diselenggarakan oleh pejabat partai, dan lebih dari 7 juta menderita luka permanen. MENGAPA SEJARAH INI PENTING? Para ahli mengatakan mempelajari sejarah kelam itu perlu.0 Demokrasi Barat telah terlibat dengan rezim Tiongkok sejak tahun 1970-an, membuka pasar dan ekonomi mereka ke Beijing. Itu, di bawah keyakinan bahwa semakin Tiongkok terpapar pada nilai-nilai demokrasi, dan semakin berhasil secara finansial, negara itu pada akhirnya akan berhenti membunuh, dan memeluk demokrasi. Sumber tautan terkait: https://www.theepochtimes.com/ccp-at-100-years-a-century-of-killing-and-deceit_3879274.html http://chinascope.org/archives/17606 https://thefederalist.com/2021/03/08/stopping-the-next-cultural-revolution-starts-with-your-home-library/ https://baike.baidu.com/reference/4730049/2b91ZngxkkrNUw6O34lahEhHhYMyDwW-T1VbUa1C3Ch2oVsp0SWPpu9tcLaHwGAdfb04oBPGLq_kjRNRx1NYxusR7Kb75SmtrXOcnDjxEPHSOd5x http://opinion.china.com.cn/opinion_86_74486.html https://zh.wikipedia.org/wiki/%E4%B8%81%E6%8A%92 http://blog.udn.com/q2112bbsp/19979482 https://www.cnn.com/2014/06/04/world/asia/china-maoist-scars/index.html https://en.wikipedia.org/wiki/Red_August https://www.nytimes.com/1993/01/06/world/a-tale-of-red-guards-and-cannibals.html https://web.archive.org/web/20200321042229/http://history.people.com.cn/n/2013/0305/c200623-20680503-2.html https://www.ntdtv.com/b5/2021/07/05/a103158227.html https://www.marketwatch.com/story/for-millennials-socialism-and-communism-are-hot-capitalism-is-not-2019-10-28 --------- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘korban virus’ (warga Tiongkok dan dunia) da
Show All
Comment 0