Chúng tôi sử dụng cookie để hiểu cách bạn sử dụng trang web của chúng tôi và để cải thiện trải nghiệm của bạn. Điều này bao gồm cá nhân hóa nội dung và quảng cáo. Bằng cách tiếp tục sử dụng trang web của chúng tôi, bạn chấp nhận việc chúng tôi sử dụng Cookies, Privacy Policy Term of use.
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
 
1x
15 views • January 22, 2022

Apakah yang Dimaksud 'Kemakmuran Bersama' oleh Xi Jinping?

NTD Indonesia
NTD Indonesia
Saat ini di Tiongkok, beberapa raksasa teknologi telah tumbuh lebih besar dari perusahaan milik negara terbesar di negara tersebut. Dan pendiri mereka telah membangun kekayaan yang sangat besar. Tapi ketika mereka semakin kaya, mereka tertelan oleh kampanye politik terbaru Beijing, yang dikenal sebagai "Kemakmuran Bersama." Ada frasa baru yang sering disebut di Tiongkok. Frasa ini, 'kemakmuran bersama', sepertinya ada di mana-mana sejak awal tahun ini. Lebih dari 70 perusahaan besar Tiongkok menuliskannya ke dalam laporan pendapatan terbaru mereka. Dan ketua Partai Komunis, Xi Jinping, telah menggembar-gemborkannya dalam lebih dari 60 pidato. Xi bersiap untuk memulai masa jabatan ketiga pada 2022. Dia berjanji untuk membuat "kemajuan yang solid" menuju 'kemakmuran bersama' pada 2035. Dan, "pada dasarnya mencapai" tujuan itu pada 2050. Namun apa arti sebenarnya 'kemakmuran bersama'? Frasa itu sendiri tampaknya merujuk pada konsep kekayaan moderat untuk semua, sebagai lawan dari kekayaan ekstrem bagi segelintir orang. Beijing juga mengklaim kebijakan itu bertujuan untuk mempersempit kesenjangan kekayaan Tiongkok yang semakin besar. Tapi bukti telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, bahwa kebijakan tersebut mungkin datang dengan kontrol negara yang lebih besar atas masyarakat dan ekonomi Tiongkok. Gagasan 'kemakmuran bersama' sendiri bukanlah hal baru di Tiongkok. Hal itu sudah ada sejak zaman mantan pemimpin Komunis, Mao Zedong. Mao mendorong agenda selama reformasi tanah di awal 1950-an, dengan membunuh para pemilik tanah serta orang kaya, dan mengambil alih kekayaan mereka. 'Kemakmuran bersama' di bawah Mao menyebabkan kemiskinan selama beberapa dekade bagi Tiongkok, itu kemudian tidak digunakan lagi di bawah mantan pemimpin Komunis, Deng Xiaoping selama 1980-an. Dia menggeser agenda untuk membuat sebagian orang menjadi kaya terlebih dahulu, dan Deng berkata "Kemakmuran Bersama" bisa diwujudkan nanti. Kini, pemimpin Partai saat ini, Xi Jinping telah memutuskan sudah waktunya lagi bagi orang-orang kaya Tiongkok untuk berbagi kekayaan mereka dengan rezim. Tapi PKT tidak mendefinisikan istilah 'kemakmuran bersama' secara rinci. Tidak ada standar tentang apa yang dianggap sebagai pendapatan "berlebihan", dan apa yang dianggap sebagai pendapatan yang sah. Ini telah memicu rasa krisis di antara orang-orang Tiongkok dari kelas sosial dan usia yang berbeda. Sumber tautan terkait: https://www.bloomberg.com/news/articles/2021-08-22/xi-doubles-mentions-of-common-prosperity-warning-china-s-rich?sref=rEN54iKj https://www.youtube.com/watch?v=febfsD8cvPw https://www.scmp.com/comment/opinion/asia/article/3148193/winners-and-losers-common-prosperity-reshapes-chinas-economy http://www.gov.cn/xinwen/2021-10/15/content_5642821.htm https://www.cnn.com/2021/08/18/economy/xi-jinping-china-wealth-redistribution-intl-hnk/index.html http://www.xinhuanet.com/politics/2021-08/17/c_1127770343.htm https://www.brookings.edu/blog/order-from-chaos/2021/09/09/assessing-chinas-common-prosperity-campaign/ https://twitter.com/Changxche/status/1433087120357351431 https://www.washingtonpost.com/archive/politics/1994/07/17/how-many-died-new-evidence-suggests-far-higher-numbers-for-the-victims-of-mao-zedongs-era/01044df5-03dd-49f4-a453-a033c5287bce/ https://www.nytimes.com/2021/09/07/world/asia/china-xi-common-prosperity.html https://www.insider.com/china-regulate-excessive-wealth-common-prosperity-2021-8 https://www.scmp.com/economy/china-economy/article/3155726/chinas-crackdown-education-property-leave-wealthy-crisis-mode ---- Penjelasan tentang istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok (Virus PKT)” New Tang Dynasty (NTD) Television menggunakan istilah “Virus Partai Komunis Tiongkok” atau “Virus PKT” sebagai pengganti dari istilah “COVID-19” atau “Virus Korona Baru”, akibat dari tindakan menutup-nutupi Partai Komunis Tiongkok di awal penyebaran virus dan menyebabkan pandemi global. Editorial The Epoch Times berbahasa Inggris yang merupakan media afiliasi NTD juga mengungkapkan bahwa penggunaan nama “Virus PKT” diperlukan untuk membedakan para ‘ko
Show All
Comment 0